Zonadunia.com

Zonadunia.com – Pemerintah tengah melakukan negoisasi dengan banyak pihak terkait utang Garuda Indonesia. Hal tersebut ditegaskan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tidak bangkrut.

“Harus saya tegaskan, pemerintah tidak ingin membuat Garuda bangkrut. Hal yang kami cari adalah penyelesaian utang, baik di luar proses pengadilan atau melalui proses pengadilan,” kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam wawancara dengan Bloomberg yang dikutip Kamis (4/11/2021).

Image by Simon Hill from Pixabay
Ilustrasi (Image by Simon Hill from Pixabay)

Salah satu pihak yang dinegoisasikan adalah kreditur untuk restrukturisasi utang US$ 6,3 Miliar dengan harapan bisa mencapai kesepakatan pada triwulan II-2022.

Beberapa opsi telah disiapkan untuk negoisasi utang, beralih ke instrumen seperti obligasi konversi wajib atau pinjaman bank tanpa kupon salah satunya.

“Kami sedang bernegosiasi dengan banyak pihak dengan kebutuhan yang berbeda, sehingga preferensi mereka berbeda-beda,” ujarnya.

Wakil Menteri BUMN yang akrab disapa Tiko juga mengatakan, jika perjanjian utang sudah tercapai…

View original post 72 more words